Q.S. Ar-Rum: 21
“Tak ada yang kebetulan dalam hidup. Awalnya kami hanya dua orang asing yang dipertemukan pada sebuah kesempatan sederhana. Sapaan singkat itu ternyata menjadi awal dari cerita panjang yang tak pernah kami bayangkan.
Seiring berjalannya waktu, kami mulai mengenal satu sama lain lebih dalam. Obrolan kecil berubah menjadi tawa panjang, dan pertemuan singkat selalu menjadi kebersamaan yang selalu kami nantikan.”
“Hingga tiba saatnya ia mengungkapkan keseriusannya. Dengan sederhana namun penuh makna, ia melamar dengan janji untuk selalu mendampingi di setiap suka dan duka.”
Dan kini, tibalah kami pada babak baru kehidupan. Dengan penuh syukur, kami mengundang keluarga dan sahabat, untuk menjadi saksi bersatunya dua hati dalam ikatan suci pernikahan.”